mitos tentang cuaca dan kenyataan sebenarnya
Mei 21, 2008
Saya tertarik menulis artikel ini karena membaca pada suatu koran lokal tentang cuaca yang buruk disebabkan oleh badai Nicholas. Padahal saat itu yang sedang aktif adalah trofical cyclone Rammassun. Dan Nicholas adalah nama badai yang pernah terjadi sebelumnya. TIDAK ADA BADAI DENGAN NAMA YANG SAMA TERJADI LEBIH DARI SEKALI. Karena Nicholas dan Rammassun telah pernah terjadi, badai yang terjadi selanjutnya tidak boleh memakai nama itu lagi.
Mitos: Nama badai selalu nama perempuan
Fakta: Benar. Tapi itu dulu sebelum diprotes oleh para aktifis hak-hak kaum perempuan. Sekarang nama badai bisa memakai nama gender apa saja (saya tidak pernah mendengar ada perempuan yang bernama Nicholas
). Sekarang yang sedang aktif adalah Halong didekat Jepang.
Mitos: Badai El Nino membuat kemarau yang kering dan penyebab terjadinya kebakaran hutan.
Fakta : El Nino bukanlah badai. Coba anda baca di wikipedia.
Mitos: Bulan yang berakhiran dengan suku kata “ber” memiliki curah hujan yang banyak
Fakta: Tergantung kondisi lokal, regional , dan global.
Mitos: Mendung tak berarti hujan
Fakta: Gak ada salahnya sedia payung sebelum hujan..(sorry gak nyambung)
Entry Filed under: iklim. Tag: badai, El Nino, hujan, iklim, kebakaran, nicholas, Perempuan.
3 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed








1.
infogue | Mei 30, 2008 at 6:22 am
Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://cuaca.infogue.com/mitos_tentang_cuaca_dan_kenyataan_sebenarnya
2.
miftahulmunir | Juni 11, 2008 at 8:47 am
setelah lama kuposting tiba2 baru sadar beberapa hal:
1. Karena wewenang penamaan badai ada pada negara yang menemukan/berwenang pada lintang tertentu (aku lupa kriterianya), ada kemungkinan penamaan badai yang sama akan terjadi berulang. Mengapa? karena database badai suatu negara belum tentu akan diketahui oleh negara lainnya.
2. Sulit mencari sumber tentang hal ini, akan kucari lebih lengkap dulu dan kucoba menuliskan kembali. Untuk sementara posting diatas belum akan kusunting dulu sebelum menemukan informasi yang lebih valid.
Maafkan kesalahan ini.
3.
miftahulmunir | Juni 26, 2008 at 5:02 am
http://miftahulmunir.wordpress.com/2008/06/26/mengapa-badai-diberi-nama-hayoo-kenapaa/