mengapa badai diberi nama? hayoo kenapaa..
Juni 26, 2008
Mengapa badai tropis diberi nama?
-memudahkan komunikasi forecaster dan masyarakat awam mengenai prakiraan, observasi, dan peringatan.
-meningkatkan kewaspadaan publik
-karena badai terjadi bisa mencapai >1 minggu, >1 pada region yang sama dalam waktu yang sama, penamaan mencegah kebingungan tentang badai yang mana yang sedang dibahas
Kapan nama badai pensiun?
Setiap pusat warning badai tropis australia (perth, darwin, dan brisbane) memiliki daftar nama. Setiap nama tetap dalam daptar sampai badai(cyclone) yang bersangkutan sangat mempengaruhi pesisir (misal larry dan vance). Nama itu kemudian dipensiunkan dan diganti dengan nama lain(yang hurup pertama dan gendernya sama). Bisa mencapai 10 tahun waktu tunggu bagi sebuah nama dalam daftar untuk dipakai untuk menamai sebuah badai.
Kapan penamaan dimulai
Siklon Australia Barat pertama yang dinamai adalah Bessie (6-1-1964). Sejak 1975 baru nama perempuan digunakan. Namun penamaan sistem cuaca Australia dimulai Clement Wragge,Queensland (1887-1902), menamai sistem cuaca dari nama binatang legenda sampai ke nama politikus yang tidak disukainya
.
Selama PD2, meteorologis militer AS secara informal menamai badai tropis dengan nama perempuan (mungkin nama istri/pacar mereka yang pemarah). Siklon pasifik utara barat secara resmi dinamai nama perempuan sejak 1945 dan baru dengan nama laki-laki sejak 1979 semenjak WMO menambahkan nama laki-laki kedalam daftar nama.
Semenjak 1 Januari 2000, penamaan dilakukan oleh negara anggota WMO Typhoon Committe. Kecendrungan yang berlangsung nama badai bukan berasal dari nama manusia lagi tetapi sudah berupa nama bunga,binatang, burung, pohon, dan bahkan makanan (misal badai durian). Kemudian penamaan badai juga tidak lagi diurut berdasar abjad tetapi nama negara yang menamai yang diurutkan.
[sumber:
- atlantic oceanographic and meteorological laboratory.
- FAQ
- situs BoM ]
Entry Filed under: iklim. Tag: badai, badai tropis, cyclon, nama badai.








Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed