ENSO meninggalkan kita disaat yang tepat
April 11, 2010 at 3:08 am miftahulmunir Tinggalkan komentar
Kondisi Suhu Muka Laut di Nino 3.4 masih menunjukkan kondisi El-Nino tapi menuju ke kondisi normal, sementara
nilai SOI rata-rata bergerak 30 harian sudah mendekati 0 sehingga kondisi saat ini sudah bukan ENSO lagi tetapi masih El-Nino,
terlihat suhu muka laut di pasifik tengah dan timur mulai mendingin dan angin pasat menguat
anomali suhu muka laut pada nino3.4 masih tinggi tetapi sudah berkurang dan menunjukkan kecenderungan menuju normal.
Bagaimana potensi kedepannya?
Seluruh model baik statistik maupun dinamik memprediksikan menurunnya anomali suhu muka laut Nino3.4 . Sebagian besar model menunjukkan kecenderungan kondisi normal kecuali model dari ESSIC ICM (The Earth System Science Interdisciplinary Center Intermediate Coupled Model), UCLA-TCD (Model regresi Theoretical Climate Dynamics kepunyaan Univ. of California at Los Angeles) , dan CDC LIM (LINEAR INVERSE MODEL dari NOAA) yang memprediksikan tren menuju La Nina, sementara CPC CCA (Model Statistik “canonical correspondence analysis” punya-nya CPC), COLA ANOM(Center for Ocean-Land-Atmosphere Studies Calverton), dan CPC MRKOV (Model Statistik Markov punya CPC) memprediksikan akan tetap dalam kondisi El Nino. 
Keadaan temperatur dibawah permukaan laut juga menunjukkan tren yang menurun anomalinya sehingga kita bersyukur akan kemungkinan terhindar dari kejadian El Nino kuat pada musim kemarau (Karena berdasarkan pengamatan selama ini, pengaruh El Nino kurang terasa pada musim hujan tetapi sangat terasa pada musim kemarau, terutama untuk Indonesia wilayah tengah dan timur. Lihat Pengaruh El-Nino terhadap Curah Hujan Dunia.


El-Nino masih belum berakhir. Kita tunggu model mana yang benar dan bagaimana pengaruhnya terhadap iklim di Indonesia nantinya.
Entry filed under: iklim. Tags: prakiraan El Nino, prakiraan hujan.








Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed