Posts filed under 'curhat'
KISAH CINTA DARI CHINA , copas dari sebuah email
Sebenarnya dapat email ini udah lama, sekitar bulan Desember 2008. Tapi sekarang sedang gk ada tulisan lagi jadi diposting disini.
—————
inilah kisahnya….
Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad.
Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.

50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin ….
Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka.Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan ia berulang-kali bertanya,”Apakah kau menyesal?” Liu selalu menjawab, “Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik”.
Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.
Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang telah dibuat Liu.
Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, “Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung.
Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya.
Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly.
Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan “anak tangga cinta” itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah cinta ini dapat hidup terus.
Add comment Maret 13, 2009
Palestina
Pada suatu milis yang saya baca dua tahun lalu, si pengirim email menceritakan tentang pengalamannya ketika berada di Amerika Serikat.
Saat itu dia berada di sebuah taxi dan setelah beberapa lama perbincangan dengan sang supir taxi, sang supir mengajukan pertanyaan,” Anda seorang muslim?”
“Ya, saya muslim.”
“Mengapa kalian kaum muslim sangat ingin Israel musnah dari muka bumi?”
Sang penumpang kemudian dengan berapi-api menceritakan uneg-unegnya, bagaimana anak-anak dan perempuan palestina dibantai, bagaimana pengungsi palestina yang seumur hidup tak bisa pulang kekampung halamannya lagi, bagaimana penderitaan mereka yang diblokir dari akses obat-obatan dan makanan, dan begitu seterusnya sang penumpang menceritakan kebiadaban Israel.
Sang supir taxi terdiam sejenak.
Kemudian dia menggumam,” Kalau begitu amat sangat kuatlah keinginan kalian membubarkan negara Israel.”
“Iya, tentu saja” jawab sang penumpang.
“Anda tahu kemana saya akan pergi setelah mengantar anda ke tujuan?” tanya sang supir taxi.
“Saya akan singgah menyumbangkan separuh penghasilan saya untuk Israel.”
Sang penumpang kaget,”Mengapa anda malah menyumbang ke Israel?”
“Sebenarnya setiap bulan saya menyumbang seperempat penghasilan saya untuk Israel,” jawab supir taxi tersebut. ” Tapi setelah mendengar cerita anda dan mengetahui betapa kuatnya alasan anda dan kaum muslim lainnya untuk membubarkan negara Israel, saya rasa saya harus meningkatkan sumbangan saya untuk Israel.”
————————————————————————
Demikian sang penumpang menceritakan pengalamannya dalam milis tersebut.
Bagaimanapun kuatnya argumentasi kita, bagaimanapun kencangnya teriakan kita meminta keadilan, orang-orang ini (supir taxi dan simpatisan Israel lainnya) tidak akan tersentuh.
Mereka telah dicuci otak semenjak kecil oleh para pendeta mereka bahwa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan, mereka adalah kaum yang lebih utama daripada semua umat manusia lainnya.
Jadi seberapa besarpun korban dipihak Palestina, itu adalah harga yang pantas karena telah melawan kaum pilihan Tuhan.
Masih ingatkah saudaraku cerita tentang Nabi Daud dan Jalut?
Mereka (pengagum Israel ini) menganggap Daud (David) adalah raja Israel dan Jalut (Goliath) adalah orang Palestina.
Itulah sebabnya Israel memakai simbol bintang David sebagai benderanya.
Jadi didalam pengajaran kitab mereka sudah divonis bahwa bangsa Palestina adalah bangsanya Jalut (Goliath), bangsa yang jahat, dan pantas untuk dihancurkan.
Jadi siapa yang bilang konflik Israel-Palestina bukan konflik agama?
Memang ada perebutan kekuasaan disana.
Banyak juga penduduk Israel yang sosialis, Islam, bahkan Atheis. Palestina pun bukan hanya muslim (banyak yang nasrani juga).
Tapi mereka adalah saudara kita. Rasulullah telah mengatakan kaum muslim ibarat satu batang tubuh, satu disakiti maka seluruh tubuh merasa sakit.
Palestina menderita, kita turut merasa sakit.
Add comment Januari 5, 2009







