Siapa bilang pirang berarti bodoh

September 8, 2008 at 3:13 pm 1 komentar

Seorang gadis berambut pirang berada pada sebuah penerbangan. Ia sangat mengantuk dan ingin segera tidur. Seorang lelaki disebelahnya melihatnya dengan rasa penasaran tentang mitos bahwa gadis pirang biasanya agak dungu. Kemudian muncul niat jahat pada lelaki itu untuk mengerjai si pirang.

“Hei. Mau bermain game?”, katanya pada si pirang. “Tidak, aku hanya ingin segera tidur”. “Ayolah, permainannya cukup sederhana kok. Kita saling memberi pertanyaan. Bila ada yang tidak bisa menjawab maka dia harus membayar 50 ribu.”

“Aku benar-benar mengantuk sobat”

“Ayolah. Permainannya menarik lho. Atau begini saja, bila aku tidak bisa menjawab maka aku akan bayar 500 ribu.”

Si pirang mulai tertarik dan menganggukkan kepalanya. Dengan tersenyum mengejek sang lelaki mengajukan pertanyaannya,”Berapa jumlah propinsi di Indonesia?” Si pirang membuka dompetnya dan memberikan uang 50 ribu. Dengan girang lelaki itu berkata,”sekarang giliranmu.”

“Apa yang siang hari berkaki tiga dan malam hari berkaki delapan.”

Tidak ingin dikalahkan, si lelaki membuka laptopnya dan mencari jawaban di internet. Setelah sekian lama mencari, akhirnya ia menyerah dan memberikan uang 500 ribu kepada si pirang. Setelah beberapa jam kemudian si lelaki tak tahan lagi dan bertanya”, apa sih jawaban pertanyaan tadi?”

Si pirang membuka dompetnya dan membayar 50 ribu.

—–

Jangan pernah meremehkan kemampuan orang lain

Entry filed under: senyum. Tags: .

Menangkap kelinci Setting GPRS kartu AS

1 Komentar Add your own

  • 1. fazri  |  September 15, 2008 pukul 4:26 am

    Ada seorang anak bertanya pada ibunya. “Bu, pas sweet seventeen nanti
    boleh bikin pesta di rumah gak?”

    Yah, kapan lagi anakku bisa pesta sweet seventeen, pikir ibunya “Boleh…
    boleh… biar nanti ibu siapkan.”

    Anak itu kembali bertanya, “Bu, pas sweet seventeen nanti boleh ngundang
    temen-temen gak?”

    Yah, kapan lagi dia bisa kumpul dengan teman-temannya,pikir ibunya,
    “Boleh, boleh… nanti ibu urus undangannya.”

    Anak itu bertanya lagi, “Bu, bu… boleh pake baju baru gak?”

    Yah, hanya sekali ini dia bisa sweet seventeen, pikir ibunya, “Boleh…
    boleh, nanti ibu belikan.”

    Pada hari ulang tahun ke-17 itu, pesta sudah dirayakan di rumahnya,
    teman-temannya sudah datang, anak itu memakai baju barunya dan kembali
    bertanya sama ibunya, “Bu, bu… boleh pakai lipstick gak?”

    “Gak boleh!” kata ibunya.

    “Ah… ibu, ini kan cuman terjadi sekali dalam hidup, masa pakai lipstick
    aja gak boleh…” rengek anaknya.

    “Enggak!! Pokoknya kamu boleh bikin pesta, kamu boleh ngundang temen-temen
    kamu, kamu boleh pakai baju baru, tapi kamu gak boleh pakai lipstick!”

    “Boleh dong Bu….., please…..” rengek anaknya lagi.

    “BAMBANG!!! Kali ini Ibu tidak ada kompromi… TIDAK BOLEH!!”

    ======================================================

    Sepasang pengantin baru mengalami gangguan kesehatan. Setelah diperiksa
    Dengan teliti, dokter menyimpulkan hal itu disebabkan frekuensi hubungan
    seks yang terlalu tinggi buat mereka. “Sebaiknya untuk sementara kalian
    batasi dulu kegiatan seks kalian, tiga kali saja seminggu. Untuk
    memudahkan mengingat, saya sarankan
    untuk melakukan hubungan intim hanya pada hari yang berawalan dengan S,
    yaitu Senen, Selasa dan Sabtu,” saran dokter. Akan tetapi pada malam
    ketiga si suami tidak tahan lagi. Ia mencumbu istrinya yang sedang tidur
    sampai terbangun. “Hari apa ini Mas?” tanya si istri.
    “Sumat.”

    =====================================================

    Kakek Lugu

    Setelah mengawini seorang perempuan muda
    yang sangat cantik, seorang kakek-kakek berusia 90 tahun
    dengan bangga bercerita kepada dokternya
    bahwa istrinya sedang hamil.

    Sambil menahan perasaan, sang dokter berkata, “Kakek,
    saya punya sebuah cerita. Seorang lelaki dungu pergi berburu,
    tetapi karena dungunya ia malahan membawa payung, bukannya senapan.
    Nah, di tengah hutan ia dihadang oleh seekor beruang besar.
    Kemudian ia menodongkan payungnya, menembak si beruang,
    dan beruang itu mati seketika”.

    “Mustahil!!!” potong si kakek. “Pasti ada orang lain
    yang menembak beruang itu!” teriaknya lagi.

    “Tepat sekali!” jawab si dokter sambil memandang
    sang kakek dengan prihatin.

    =====================================================

    Lawan kata
    Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa
    Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk
    ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
    Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
    Bu Guru (dengan suara melengking): Mengapa bilang selamat pagi
    saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak
    selamat ya?
    Murid-murid: Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru…..
    Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat
    seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar
    dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
    Murid-murid: Selamat sejahtera Bu Guru!
    Bu guru: Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik. Hari ini Bu Guru akan menguji
    kalian semua tentang lawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru
    sebutkan perkataannya, kalian semua harus cepat menjawabnya dengan lawan
    katanya, mengerti?
    Murid-murid: Mengerti Bu Guru…
    Guru: Pandai!
    Murid-murid: Bodoh!
    Guru: Tinggi!
    Murid-murid: Rendah!
    Guru: Jauh!
    Murid-murid: Dekat!
    Guru: Berjaya!
    Murid-murid: Menang!
    Guru: Salah itu!
    Murid-murid: Betul ini!
    Guru (geram): Bodoh!
    Murid-murid: Pandai!
    Guru: Bukan!
    Murid-murid: Ya!
    Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
    Murid-murid: Oh Hamba!
    Guru: Dengar ini…
    Murid-murid: Dengar itu…
    Guru: Diam!!!!!
    Murid-murid: Ribut!!!!!
    Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
    Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
    Guru: Mati aku!
    Murid-murid: Hidup kami!
    Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
    Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
    Guru: Malas aku ngajar kalian!
    Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru…
    Guru: Kalian gila semua!!!
    Murid-murid: Kami waras sebagian!
    Guru: Cukup! Cukup!
    Murid-murid: Kurang! Kurang!
    Guru: Sudah! Sudah!
    Murid-murid : Belum! Belum!
    Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
    Murid-murid: Sebab saya seorang pandai!
    Guru: Oh! Melawan, ya??!!
    Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
    Guru: Kurang ajar!
    Murid-murid: Cukup ajar!
    Guru: Habis aku!
    Murid-murid: Kekal kamu!
    Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
    Murid-murid: K.O. Pelajaran belum mulai!
    Guru: Sudah, bodoh!
    Murid-murid: Belum, pandai!
    Guru: Berdiri!
    Murid-murid: Duduk!
    Guru: Bego kalian ini!
    Murid-murid: Cerdik kami itu!
    Guru: Rusak!
    Murid-murid: Baik!
    Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
    Murid-murid: Kami sebagian dilepaskan tengah malam itu!!
    Guru (stres): 66666
    Murid-murid: 99999
    Guru (stres): !!!!!
    Murid-murid: ?????

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Surabaya

Click for Surabaya Perak, Indonesia Forecast

Banjarmasin

Click for Banjarmasin, Indonesia Forecast

Balikpapan

suhu

Jakarta

Semarang

Denpasar

Kupang

Nang lain

  • Tak ada

klik

  • 61,056 klok

Top Rated

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Checker

%d blogger menyukai ini: