Ke Puncak Macet

Desember 16, 2008 at 12:53 am Tinggalkan komentar

Ni cuma mau mengagumi angkot ciawi-cisarua. Biasa kan kalo minggu sore jalan dari puncak dijadikan satu arah sehingga alur lalu lintas hanya dari cisarua. Tapi ternyata angkot disana masih mau narik ke cisarua dengan menggunakan jalur alternatif, melewati jalan yang naik turun dan cukup curam (namanya juga di puncak). Saya juga agak heran tarifnya cuma 7 rb (tarif normal 4 ribu), padahal mereka sampai ngisi bensin dua kali. Kalo jalur normal mungkin wajar 4 ribu, tapi jalur alternatif ini panjang, sulit, dan sepi penumpang.
Setidaknya pernah menikmati jalur lain di puncak, menikmati pemandangan alam dan ketangkasan supir angkotnya. Udara puncak sudah tidak sedingin dulu dan kurang berkesan, tapi angkot minggu sore nya yang berkesan.

Entry filed under: iklim. Tags: .

Evaluasi Hujan Kalimantan Selatan Bulan Oktober 2008 Evaluasi Hujan Nopember 2008 dan Prakiraan Hujan Januari 2009 Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Surabaya

Click for Surabaya Perak, Indonesia Forecast

Banjarmasin

Click for Banjarmasin, Indonesia Forecast

Balikpapan

suhu

Jakarta

Semarang

Denpasar

Kupang

Nang lain

  • Tak ada

klik

  • 61,056 klok

Top Rated

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Checker

%d blogger menyukai ini: