Posts tagged ‘curhat’

Hari Meteorologi Dunia ke 59

Motto: Weather, Climate, and Air we breathe

Maret 23, 2009 at 1:30 am Tinggalkan komentar

Palestina

Pada suatu milis yang saya baca dua tahun lalu, si pengirim email menceritakan tentang pengalamannya ketika berada di Amerika Serikat.

Saat itu dia berada di sebuah taxi dan setelah beberapa lama perbincangan dengan sang supir taxi, sang supir mengajukan pertanyaan,” Anda seorang muslim?”

“Ya, saya muslim.”

“Mengapa kalian kaum muslim sangat ingin Israel musnah dari muka bumi?”

Sang penumpang kemudian dengan berapi-api menceritakan uneg-unegnya, bagaimana anak-anak dan perempuan palestina dibantai, bagaimana pengungsi palestina yang seumur hidup tak bisa pulang kekampung halamannya lagi, bagaimana penderitaan mereka yang diblokir dari akses obat-obatan dan makanan, dan begitu seterusnya sang penumpang menceritakan kebiadaban Israel.

Sang supir taxi terdiam sejenak.

Kemudian dia menggumam,” Kalau begitu amat sangat kuatlah keinginan kalian membubarkan negara Israel.”

“Iya, tentu saja” jawab sang penumpang.

“Anda tahu kemana saya akan pergi setelah mengantar anda ke tujuan?” tanya sang supir taxi.

“Saya akan singgah menyumbangkan separuh penghasilan saya untuk Israel.”

Sang penumpang kaget,”Mengapa anda malah menyumbang ke Israel?”

“Sebenarnya setiap bulan saya menyumbang seperempat penghasilan saya untuk Israel,” jawab supir taxi tersebut. ” Tapi setelah mendengar cerita anda dan mengetahui betapa kuatnya alasan anda dan kaum muslim lainnya untuk membubarkan negara Israel, saya rasa saya harus meningkatkan sumbangan saya untuk Israel.”
————————————————————————
Demikian sang penumpang menceritakan pengalamannya dalam milis tersebut.

Bagaimanapun kuatnya argumentasi kita, bagaimanapun kencangnya teriakan kita meminta keadilan, orang-orang ini (supir taxi dan simpatisan Israel lainnya) tidak akan tersentuh.

Mereka telah dicuci otak semenjak kecil oleh para pendeta mereka bahwa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan, mereka adalah kaum yang lebih utama daripada semua umat manusia lainnya.

Jadi seberapa besarpun korban dipihak Palestina, itu adalah harga yang pantas karena telah melawan kaum pilihan Tuhan.

Masih ingatkah saudaraku cerita tentang Nabi Daud dan Jalut?

Mereka (pengagum Israel ini) menganggap Daud (David) adalah raja Israel dan Jalut (Goliath) adalah orang Palestina.

Itulah sebabnya Israel memakai simbol bintang David sebagai benderanya.

Jadi didalam pengajaran kitab mereka sudah divonis bahwa bangsa Palestina adalah bangsanya Jalut (Goliath), bangsa yang jahat, dan pantas untuk dihancurkan.

Jadi siapa yang bilang konflik Israel-Palestina bukan konflik agama?

Memang ada perebutan kekuasaan disana.

Banyak juga penduduk Israel yang sosialis, Islam, bahkan Atheis. Palestina pun bukan hanya muslim (banyak yang nasrani juga).

Tapi mereka adalah saudara kita. Rasulullah telah mengatakan kaum muslim ibarat satu batang tubuh, satu disakiti maka seluruh tubuh merasa sakit.

Palestina menderita, kita turut merasa sakit.

Januari 5, 2009 at 11:53 am 1 komentar

Dinas

Ini hari ketiga dinas libur natal,tahun baru islam, dan tahun baru masehi. So besok ud gantian lagi. Tanggal 30-31 masuk lagi seperti biasa dan tanggal 1 seterusnya temanku yang lain yang dinas. Sepertinya saat ini gelombang laut di sekitar perairan Kalimantan Selatan masih aman untuk pelayaran, jadi banjir aja yang jadi masalah.

Desember 27, 2008 at 8:22 pm Tinggalkan komentar

Banjir di Pelaihari

Baru aja kemarin 16-12-2008 bikin tulisan waspada bahaya banjir eh malah banjir beneran (lihatB.Post ). Emang hujannya tinggi banget, dan ditambah sekarang bulan purnama (pertengahan bulan qomariyah) jadi pasang air ditambah curah hujan yang tinggi membuat banjir melanda semakin luas.

Berdasarkan prakiraan MJO dari GEFS 1-5 hari kedepan awan adalah normal ( normalnya desember ya banyak awannya), 6-15 hari kedepan awan diatas normal (lebih banyak dari normal) sehingga curah hujan berkategori tinggi kemungkinan terjadi lagi. Alhamdulillah sudah bukan masa pasang purnama. Tetap Waspada.

Desember 18, 2008 at 4:55 am Tinggalkan komentar

Ke Puncak Macet

Ni cuma mau mengagumi angkot ciawi-cisarua. Biasa kan kalo minggu sore jalan dari puncak dijadikan satu arah sehingga alur lalu lintas hanya dari cisarua. Tapi ternyata angkot disana masih mau narik ke cisarua dengan menggunakan jalur alternatif, melewati jalan yang naik turun dan cukup curam (namanya juga di puncak). Saya juga agak heran tarifnya cuma 7 rb (tarif normal 4 ribu), padahal mereka sampai ngisi bensin dua kali. Kalo jalur normal mungkin wajar 4 ribu, tapi jalur alternatif ini panjang, sulit, dan sepi penumpang.
Setidaknya pernah menikmati jalur lain di puncak, menikmati pemandangan alam dan ketangkasan supir angkotnya. Udara puncak sudah tidak sedingin dulu dan kurang berkesan, tapi angkot minggu sore nya yang berkesan.

Desember 16, 2008 at 12:53 am Tinggalkan komentar

Apakah kita kekurangan dokter?

Tadi pagi saya menemani pacar saya mendaftar untuk berobat di poli umum RSD kota saya berada. Jam 9 kemudian dia mendapatkan kesempatan berobat dan diperiksa oleh perawat yang ada. Karena dokternya belum datang dan si perawat tidak bisa mendiagnosa pusing yang diderita maka pacar saya dianjurkan pulang dulu untuk sarapan dan nanti kembali sehingga bisa diperiksa oleh sang dokter. Karena pusingnya sudah sangat mengganggu pacar saya akhirnya pulang sarapan dan tidur dan kemudian 10.30 kembali ke RSD.Ternyata dokternya sudah selesai dan tidak mau melayani pasien lagi karena alasannya sudah banyak melayani pasien tadi dan jam buka poli juga sudah habis (poli buka dari jam 08.00 sampai 11.00).

Saya tidak menyalahkan sang dokter yang sudah kecapean, kalau dipaksakan melayani pun mungkin hasilnya tidak akan maksimal. Yang menjadi pertanyaan saya apakah cuma 3 jam waktu yang disediakan RSD untuk melayani penyakit masyarakat? Kalau dokternya telat atau tidak datang kenapa tidak ada gantinya? apakah kita kekurangan dokter?

Kalau kota saya tercinta ini yang notabene memiliki sebuah fakultas kedokteran saja tidak bisa menyediakan dokter yang cukup untuk melayani masyarakat, bagaimana dengan kota lain yang lebih kecil? bagaimana dengan desa terpencil yang susah dijangkau?

Menjadi dokter adalah tugas yang berat, menciptakan dokter pun bukan hal yang murah dan mudah. Banyak biaya yang harus dikeluarkan mahasiswa kedokteran untuk menjalani perkuliahan mereka. Sudah saatnya pemerintah lebih memperhatikan dan membantu para mahasiswa/i ini agar Indonesia memiliki dokter yang cukup untuk menyejahterakan dan menyehatkan rakyat.

Adakah caleg dan/atau capres yang peduli???

Oktober 27, 2008 at 4:33 am 1 komentar

Informasi tinggi gelombang yang gagal disampaikan

Ada instruksi dari pusat untuk menyebarkan informasi tinggi muka gelombang keseluruh pemprop/pemkab/pemkot di Kalimantan Selatan. Saya baru menerima instruksi tersebut kemari, tepat hari terakhir masuk kerja (tanggal 26 september 2008). Padahal surat tersebut tertanggal 18 September 2008. Padahal di-fax tertanggal 25 September 2008. Padahal saya sudah bersiap-siap pulang kampung.

Dengan waktu kerja yang tersisa saya berusaha menghubungi nomor masing-masing pemda dan hanya berhasil menghubungi beberapa saja. Yang gagal dihubungi ada yang tidak diangkat. Ada yang diangkat, trus karena gak ngerti (atau gak mau repot) dia manggil temannya dan akhirnya malah nomornya digantung (tidak bisa dihubungi lagi). Bayangkan mau dikasih saja susah apalagi mau diminta…

Dan sekarang, dengan menggunakan jatah libur kami, tanpa lembur, tanpa uang lelah, seperti yang sudah diduga cuma nomor satkorlak saja yang bisa difax informasi tinggi gelombang laut dan  dikonfirmasi. Dari jam 8.30 sampai sekarang 13.35 baru terkirim dua dari 15 tujuan.

fct_gel-dt-26-september_-rin

Silahkan download link diatas untuk yang memerlukan informasi dan prakiraan tinggi muka gelombang di seluruh Indonesia tanggal 27 September 2008-3 Oktober 2008.

OK, cukup sudah. Sekarang pukul  14.05 . Saya sudah mengantuk dan pingin pulang. 5 jam lebih saya rasa sudah cukup usaha saya, Mudah-mudahan tidak ada bencana yang terjadi diakibatkan oleh tinggi gelombang laut. Saya sudah berusaha menyebarkan informasi ini dan mudah-mudahan bermanfaat.

Salut untuk satkorlak yang tetap standby. Terimakasih untuk pemkab Batola yang membiarkan fax-nya tetap nyala (bisa dikirim fax walaupun tidak bisa dikonfirmasi).

September 27, 2008 at 6:02 am Tinggalkan komentar


Arsip

Surabaya

Click for Surabaya Perak, Indonesia Forecast

Banjarmasin

Click for Banjarmasin, Indonesia Forecast

Balikpapan

suhu

Jakarta

Semarang

Denpasar

Kupang

Nang lain

  • Tidak ada

klik

  • 63,343 klok

Top Rating

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Checker